Nasabah Dibikin Rugi Berat, Bank DBS Biarkan Data SLIK OJK Saya Berstatus “Pinjaman Terlambat” Meski Sudah Clear
Yth. Direksi PT Bank DBS Indonesia,
Yth. Divisi Customer Care & Credit Management Bank DBS,
Yth. Pihak terkait di OJK yang berwenang menangani data SLIK,
Dengan hormat,
Perkenalkan, nama saya Agung, nasabah Bank DBS yang berdomisili di Purbalingga, Jawa Tengah. Melalui surat ini saya ingin menyampaikan keluhan serius yang sangat merugikan saya sebagai nasabah. Saya harap keluhan ini dapat segera ditindaklanjuti dan dipublikasikan agar menjadi perhatian manajemen Bank DBS.
Status SLIK OJK Saya Tercatat “Pinjaman Terlambat Dibayar”
Beberapa waktu lalu saya mengecek data kredit saya melalui aplikasi Cermati. Betapa kagetnya saya ketika melihat status SLIK OJK saya tercatat sebagai “Pinjaman Terlambat Dibayar” pada dua fasilitas sekaligus: Kartu Kredit dan KTA (Kredit Tanpa Agunan).
Padahal sejak awal saya menjadi nasabah, saya tidak pernah sekalipun menunggak pembayaran, baik untuk kartu kredit maupun KTA. Semua kewajiban selalu saya lunasi tepat waktu. Namun data yang muncul justru menampilkan status bermasalah yang sangat merugikan nama baik saya di sistem perbankan nasional.
Akar Masalah: Tagihan Biaya Tahunan KTA November 2025
Setelah saya telusuri, penyebab munculnya status buruk di SLIK OJK ini kemungkinan besar berasal dari tagihan biaya tahunan KTA yang dibebankan pada bulan November 2025. Saat itu saya memang belum membayar tagihan tersebut karena saya sama sekali tidak memahami dasar penagihannya.
Pada awal Desember 2025, saya sudah mengirim email resmi kepada Customer Service Bank DBS. Dalam email tersebut saya meminta penjelasan tertulis dan bukti “hitam di atas putih” mengenai dasar tagihan biaya tahunan KTA tersebut. Namun hingga berbulan-bulan kemudian, tidak ada balasan yang memberikan dokumen yang saya minta.
Bukti yang Baru Dikirimkan Setelah Hampir 9 Bulan
Baru sekitar tanggal 13–14 Agustus 2026, setelah saya kembali menghubungi pihak Bank DBS karena mengetahui status SLIK saya berstatus unclear, barulah dokumen yang saya minta dikirimkan. Artinya hampir sembilan bulan saya menunggu penjelasan resmi.
Dua Hal yang Sangat Membingungkan dari Pihak Bank DBS
Saya merasa sangat heran dan dirugikan karena dua alasan utama berikut:
- Tagihan yang muncul di November 2025 adalah biaya tahunan KTA, namun di SLIK OJK saya tercatat menunggak baik di Kartu Kredit maupun KTA dengan masa tunggakan yang sama. Ini jelas tidak masuk akal.
- Masalah biaya tahunan KTA sudah dinyatakan selesai dan jelas pada tanggal 14 Agustus 2026 oleh pihak Bank DBS. Namun hingga surat ini saya buat, status SLIK OJK saya masih belum diperbaiki atau di-clear-kan oleh bank.
Permintaan Saya kepada Manajemen Bank DBS
Oleh karena itu, melalui surat ini saya memohon dengan hormat kepada Direksi dan manajemen Bank DBS untuk segera:
- Melakukan koreksi data SLIK OJK saya agar status “Pinjaman Terlambat Dibayar” dihapus karena saya tidak pernah menunggak.
- Memberikan penjelasan resmi mengapa data Kartu Kredit dan KTA sama-sama tercatat bermasalah padahal hanya terkait biaya tahunan KTA.
- Memastikan bahwa data kredit nasabah tidak sembarangan dilaporkan ke SLIK OJK tanpa verifikasi yang akurat.
Kesalahan pencatatan seperti ini sangat merugikan nasabah. Status SLIK yang buruk dapat menghambat saya ketika ingin mengajukan kredit di bank lain di kemudian hari. Saya berharap Bank DBS sebagai lembaga keuangan yang seharusnya profesional dapat segera menyelesaikan masalah ini dengan baik dan bertanggung jawab.
Demikian surat keluhan ini saya sampaikan. Besar harapan saya agar pihak manajemen Bank DBS segera memberikan tanggapan dan perbaikan data. Terima kasih atas perhatiannya.
Hormat saya,
Agung
Purbalingga, Jawa Tengah
17 September 2026