Nasabah BRI di Lampung Selatan Kecewa Berat, Paket Kartu Kredit 2 Kali Gagal Diantar SAP Express
Kepada Yth.
Direksi SAP Express
dan pihak terkait Bank BRI
Dengan hormat,
Saya, Teuku Khalid, nasabah Bank BRI yang berdomisili di Kabupaten Lampung Selatan, ingin menyampaikan keluhan resmi atas layanan pengiriman kartu kredit BRI melalui SAP Express (SAPX).
Paket kartu kredit saya dengan nomor resi CGK816****500 dikirim sejak tanggal 31 Juli 2026. Hingga surat ini dibuat, paket tersebut belum juga sampai di tangan saya. Yang membuat saya sangat kecewa adalah paket tersebut sudah dua kali gagal diantar oleh kurir SAP Express Cabang Bandar Lampung.
Pengiriman pertama dilakukan pada 3 Agustus 2026. Statusnya langsung berubah menjadi “Undelivered – O2 – Nama Tidak Dikenal” dengan keterangan “Info Sekitar”. Setelah itu, paket dimasukkan ke status Shipment Hold dan dikembalikan ke gudang.
Saya kemudian menghubungi Satria Care. Pihak customer service menjelaskan bahwa paket dari Bank BRI memiliki SOP khusus: hanya boleh diserahkan langsung kepada penerima, dan kurir tidak diperbolehkan melihat nomor telepon penerima. Saya diminta memberikan alamat yang lebih detail. Saya pun memberikan petunjuk lengkap, mulai dari patokan jalan, warna rumah, hingga ciri-ciri lokasi yang mudah dikenali.
Namun apa yang terjadi? Pada 5 Agustus 2026, kurir yang sama (Tkgv0002) kembali gagal mengantar paket dengan alasan yang persis sama: “Nama Tidak Dikenal”. Status paket pun kembali berubah menjadi Shipment Hold.
Ketika saya kembali menghubungi Satria Care, petugas bernama Am*** hanya menjawab bahwa tim akan mencoba mengantar ulang sesuai petunjuk yang sudah saya berikan. Saat saya meminta kepastian tanggal pengiriman, saya hanya diminta menunggu tanpa ada jadwal yang jelas.
Saya memahami adanya SOP ketat dari Bank BRI terkait pengiriman kartu kredit. Namun setelah saya memberikan alamat secara sangat rinci, saya mempertanyakan mengapa alasan kegagalan pengiriman tetap sama. Dua kali kejadian ini membuat saya menduga bahwa upaya pencarian alamat tidak dilakukan secara maksimal.
Sebagai nasabah, saya hanya menginginkan kepastian dan pelayanan yang profesional. Kartu kredit bukanlah barang biasa. Saya berharap Direksi SAP Express segera mengevaluasi kinerja kurir dan prosedur pengantaran di wilayah Bandar Lampung, serta menelusuri riwayat pengiriman kurir yang bersangkutan.
Saya juga berharap Bank BRI sebagai pengirim paket turut memperhatikan keluhan ini, agar nasabah lain tidak mengalami ketidaknyamanan yang sama.
Demikian keluhan ini saya sampaikan. Saya menantikan tindak lanjut yang cepat dan solusi yang jelas dari pihak SAP Express maupun Bank BRI.
Hormat saya,
Teuku Khalid
Lampung Selatan, Lampung