Ngeri! Nasabah Prioritas Mandiri Kehilangan Rp489 Juta, Rekening Diblokir 2x Meski Sudah Lapor OJK & Dikunjungi Bos Cabang
Keluhan Resmi Nasabah Prioritas Bank Mandiri: Rekening Diblokir Dua Kali, Saldo Rp489 Juta Masih Tertahan – Mohon Segera Ditindaklanjuti oleh Direksi
Pekanbaru, 18 Juli 2026
Yth. Direksi Bank Mandiri Pusat,
Dengan hormat,
Saya sampaikan keluhan ini dengan sangat serius sebagai nasabah prioritas yang telah mendapatkan fasilitas kredit dari Bank Mandiri. Saya sangat kecewa dan dirugikan atas penanganan rekening saya yang berulang kali diblokir tanpa kejelasan yang memadai, meskipun sudah melibatkan OJK dan kunjungan langsung Kepala Cabang.
Kronologi Kejadian yang Sangat Merugikan
Pada 6 Juni 2026, rekening saya tiba-tiba diblokir dan seluruh saldo tertahan oleh Bank Mandiri dengan alasan "transaksi bermasalah". Saya segera mendatangi kantor cabang, menyerahkan invoice dan surat pernyataan, serta melakukan mediasi via WhatsApp. Akhirnya pada 12 Juni rekening sempat dibuka kembali.
Namun, baru beberapa hari kemudian, tepatnya pada 15 Juni 2026, rekening saya kembali diblokir untuk kedua kalinya. Hingga saat ini, saldo sebesar Rp489.399.713 masih tertahan. Uang tersebut adalah dana kredit usaha yang sangat saya butuhkan untuk perputaran modal.
Saya telah berulang kali mendorong cabang untuk memberikan detail transaksi yang bermasalah, namun pihak bank hanya memberikan nominal saja tanpa transparansi nama atau bukti lengkap. Saya sudah menyerahkan semua invoice jual-beli USDT sebagai bukti transaksi yang sah.
Upaya yang Sudah Dilakukan
Saya melaporkan ke portal OJK pada 23 Juni 2026. Pada 2 Juli rekening sempat dibuka blokirnya, tetapi saldo tetap ditahan. Saya juga melakukan hard complaint setiap hari. Puncaknya, pada 10 Juli 2026 Kepala Cabang beserta tim datang langsung ke rumah saya untuk verifikasi.
Meski demikian, hingga hari ini belum ada penyelesaian yang konkrit. Bunga kredit terus berjalan, sementara modal usaha saya lumpuh total.
Harapan Saya kepada Direksi
Mohon dengan sangat kepada Bapak/Ibu Direksi Bank Mandiri untuk segera:
- Memberikan transparansi penuh mengenai alasan blokir dan detail transaksi yang dimaksud.
- Segera mencairkan kembali saldo Rp489 juta yang tertahan, karena dana tersebut adalah fasilitas kredit usaha.
- Memberikan kompensasi atas kerugian yang saya alami akibat keterlambatan ini.
Saya sebagai nasabah prioritas berharap Bank Mandiri bisa memberikan layanan yang lebih solutif dan cepat. Saya siap bekerja sama dengan bukti-bukti yang lengkap, namun mohon jangan biarkan nasabah terus dirugikan seperti ini.
Terima kasih atas perhatian dan tindakan segera Bapak/Ibu Direksi. Saya tunggu penyelesaian dalam waktu sesingkat-singkatnya.
Hormat saya,
Regent Ignatius Salim
Pekanbaru, Riau
Nasabah Prioritas Bank Mandiri
Catatan: Semua bukti invoice, surat pernyataan, dan dokumentasi lengkap sudah diserahkan ke cabang dan OJK.
Artikel ini ditulis untuk meminta perhatian langsung dari Direksi agar kasus segera diselesaikan.