Keluhan Saya: Saldo GoPay Rp1,47 Juta Diblokir Tanpa Penjelasan Jelas, Sudah Ikuti Semua Prosedur tapi Masih Gelap
Jakarta, 15 Juli 2026
Yth. Direksi GoPay / Gojek Group,
Yth. Redaksi Media Konsumen dan seluruh pihak yang peduli dengan hak konsumen,
Saya ingin menyampaikan keluhan pribadi yang sangat mendesak ini. Sudah lebih dari dua minggu saya mengalami penderitaan yang tidak masuk akal. Saldo GoPay milik saya sebesar Rp1.470.466 diblokir secara sepihak tanpa alasan yang jelas sejak tanggal 27 Juni 2026. Uang itu adalah hasil jerih payah saya, tapi sekarang lenyap begitu saja dari akses saya.
Gambar di atas menunjukkan bukti saldo GoPay saya yang sudah tidak bisa diakses.
Secara tiba-tiba, tanpa pemberitahuan sebelumnya, akun saya terkunci. Saya tidak bisa melakukan transaksi apa pun, tidak bisa tarik tunai, dan dana saya seolah-olah hilang ditelan sistem. Saya berulang kali menghubungi Customer Service GoPay, mengikuti setiap instruksi mereka dengan teliti: verifikasi identitas, mengirimkan foto KTP, bukti transaksi, dan semua dokumen pendukung yang diminta.
Screenshot bukti komunikasi dan email konfirmasi dari pihak GoPay.
Mereka pernah mengirim email yang menyatakan bahwa pengaduan saya sedang diproses. Tapi sampai hari ini, tidak ada kejelasan. Tidak ada update, tidak ada alasan resmi, dan saldo saya tetap beku. Saya sudah sangat kooperatif, tapi rasanya seperti berbicara dengan tembok.
Bukti kronologi dan layar akun yang terkunci.
Sebagai pengguna setia, saya merasa sangat dirugikan. Uang tersebut adalah milik saya sepenuhnya. Saya mengharapkan transparansi: jelaskan dengan gamblang mengapa akun saya diblokir. Jika tidak ada pelanggaran dari pihak saya, kembalikan akses saya secepatnya. Jika ada masalah, berikan dasar hukum yang jelas, bukan sekadar diam dan membiarkan konsumen menderita.
Saya memohon kepada Bapak/Ibu Direksi GoPay untuk segera turun tangan menyelesaikan kasus ini. Layanan keuangan digital seharusnya memberikan rasa aman dan kepercayaan, bukan justru menimbulkan kecemasan dan kerugian bagi pengguna.
Terima kasih atas perhatian dan tindakan cepat yang diharapkan.
Hormat saya,
Djamaludin
Jakarta Timur
Artikel ini saya tulis ulang dengan harapan agar keluhan ini mendapat perhatian serius dari pihak terkait dan bisa menjadi pelajaran bagi perbaikan layanan.


